Program Literasi
  1. Program “SELASA LITERASI”: Program ini dilaksanakan setiap Selasa pagi setelah apel selama 15 menit. Kegiatannya dalam bentuk membaca buku fiksi bagi semua warga sekolah. Kegiatannya bervariasi yaitu kadang dilaksankan di kelas, di lapangan, atau di koridor kelas. Setelah itu mengisi jurnal literasi dan diberi paraf oleh guru mapel atau wali kelas. Kegiatan ini juga melibatkan tim literasi yang ada di sekolah untuk mengawasi. 
  2. Program “RABU NUMERASI”: program ini merupakan literasi numerasi dengan pemanfaatan teknologi digital dalam bentuk pemberian soal melkalui google form yang harus diselesaikan oleh semua murid dalam waktu 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai. Program ini dibantu oleh tim numerasi sekolah. 
  3. PROGRAM “KAMIS RELIGI”: Program ini juga bertujuan untuk membiasakan budaya membaca. Bedanya dalam Kamis Religi, murid diwajibkan membaca kitab suci masing-masing atau buku-buku religi untuk menambah wawasan keagaaman murid.
  4. POJOK BACA : Setiap kelas memiliki pojok baca yang digunakan untuk menyimpan buku-buku baik fiksi maupun nonfiksi. Selain itu, juga dilengkapi dengan beberapa karya murid seperti puisi, kata-kata motivasi, foto-foto, dan kegiatan sekolah.
  5. TERAS LITERASI: Yaitu kegiatan kokurikuler di mana setiap kelas memiliki teras literasi di depan kelasnya masing-masing dan kelas lain bisa berkunjung sambil mengisi jurnal literasi.
  6. Kunjungan Perpustakaan oleh Berbagai Mapel: Menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan sekolah untuk membantu siswa menemukan dan mengakses sumber bacaan yang beragam. 
  7. Kunjungan ke perpustakaan lain: Kegiatan ini dlaksanakan untuk memberikan pengalaman dan pemahaman serta suasana baru bagi murid dengan mengunjungi perpustakaan daerah atau perpustakaan lain yang masih berada di wilayah kota Sangatta.
  8. Pemilihan duta baca: Program ini bertujuan untuk menjaring siswa-siswi berprestasi, berwawasan luas, memiliki keterampilan literasi, serta mampu menjadi teladan dan inspirator bagi seluruh warga sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi. 
  9. Penulisan dan penerbitan buku karya murid dan guru: program ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan bakat dan potensi murid di bidang kepenulisan serta menumbuhkan kreativitas murid dan guru.
  10. Lomba menulis cerpen: Program ini biasanya diadakan dalam rangka kolaborasi dengan program sekolah yang lain atau dalam memperingati hari tertentu misalnya bulan bahasa, hari lingkungan hidup, hari guru, dan sebagainya. 
  11. Pepustakaan Keliling: program ini bermitra dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kutai Timur, berupa kunjungan perpustakaan keliling ke sekolah setiap Jumat di akhir bulan. Murid dapat membaca referensi buku lain yang dibawa oleh perpustakaan keliling ke sekolah.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait